Pameran Studi Luar Negeri Edlink ConneX Padang 2017


Sebagai rangkaian pameran studi luar negeri dari Edlink + ConneX, salah satu lembaga konsultan pendidikan luar negeri, Alhamdulillah juga diadakan di kota domisili saya yakni Padang pada tanggal 19 Januari 2017 di Hotel Grand Zuri. Yeayyy..

Acara dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB. Acaranya beragam mulai dari seminar, simulasi IELTS untuk SMA dan yang pasti pameran pendidikan luar negeri.

Ada tiga tema seminar, yakni:
  • Tips meningkatkan skor IELTS
  • Sharing Session: Kiat Mendapatkan Beasiswa Studi S2 dan S3 ke Luar Negeri
  • Pentingnya Self-Awareness Analysis terhadap Penjurusan S2 yang Tepat dan Perencanaan Karir yang Matang

Lembah Nyarai: Wisata untuk Para Adventurer


Sumatera Barat tidak diragukan lagi terkenal dengan keindahahan alam dan budayanya. Mulai dari pantainya misalnya Mentawai yang banyak turis asing surfing disana, pesona budayanya yang memiliki identitas yang kuat dan juga makanannya yang lamak banaaa (enak sekali).

Selain pantai-pantai yang cantik, nah ada satu lagi destinasi wisata yang wajib dikunjungi para traveler khususnya adventure. Kenapa? Karena perjalanan menuju kesana lumayan menguras tenaga. Namanya Lembah Nyarai

Review Mizon Snail untuk Bekas Jerawat

Ini postingan pertama saya membahas produk kecantikan. Namanya blog gado-gado, semuanya ditulis wkwk. Jadi maaf yak kalau nggak seindah beauty blogger 😅


Produk pertama yang saya mau bahas tentang salah satu skincare Korea. Saya merupakan salah satu fans drama Korea, talkshow dan film Korea. Kalau menonton Korea tuh rasanya jadi happy gitu bawaannya. Karena keseringan melihat artis korea dan kulit mulusnya jadi penasaran juga, apa sih rahasianya? Yah walaupun pasti jelas beda ya kulit oriental dengan kulit asli Indonesia.

Tips Mendapatkan Skor Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas > 575


Bermula dari beasiswa SPIRIT Bappenas yang saya incer mensyaratkan skor TPA > 575. Akhirnya PR ujian saya nambah lagi selain TOEFL dan IELTS. Pertama kali saya tes TPA itu sekitar bulan Maret 2016 dan hasilnya masih kurang yakni 549. Untuk rincian persesinya saya tidak tahu karena memang sertifikatnya tidak saya ambil (ada option diambil atau dikirimkan, waktu itu saya pilih option diambil tapi karena hasilnya nggak cukup jadi saya malas mengambilnya hehe).

Skor 549 itu saya dapatkan dari hasil belajar 2 buku TPA selama seminggu. Saya masih benar-benar blank bagaimana soal dari ujian TPA. Dan ketika pertama kali tes duenk duenk, saya lemes karena dihadapkan dengan 250 soal dengan waktu 1 jam persesi.

Review Samsung Gear Fit 2: Teman Memantau Aktivitas Harian

Salah satu resolusi saya di tahun 2017 mainstream dengan yang lain, pengen kurus. Karena pola makan kebablasan akibat tinggal di Padang yang makanannya lamak bana (enak bener) jadi timbangan naik 12 kilogram selama dua tahun. Akibatnya celana kerja nggak ada yang muat lagi, baju kekecilan di tangan, sumpek di perut.

Nah, di tahun 2017 pengennya kembalikan lagi ke normal. Salah satu caranya beli tracker fitness, awalnya kepikiran gegara nganterin teman beli jam seharga jutaan. Saya ngerasa kok agak sayang yah beli jam 2 juta cuma dapat jam. Kalau bisa multifungsi gitu biar banyak gunanya *nggak mau rugi. Akhirnya googling dan ketemulah tentang jam yang dapat memantau aktivitas. Pas banget kan sama resolusi kurus saya 😆

Terus galau lagi antara Fitbit, Polar Activity atau yang lainnya. Nah, akhirnya pilihan jatuhlah ke Samsung Gear Fit 2 (Plok..Plok..Plok):


Kenapa pilih Gear Fit 2? Karena lumayan lengkap fungsinya. Terus berhari-hari saya pantengin blog, youtube atau apapun tentang smartwatch ini. Mungkin karena saya cerita terus sama suami tentang smartwatch ini, akhirnya kami pergi ke Mall Ambassador dan suami saya beliin jam ini *terhura (terharu campur kegirangan).