Tak Gendong Kemana-mana: Manfaat Menggendong :)

"Bayi jangan keseringan digendong, nanti bau tangan.." Pasti kita sering mendengar ucapan kaya gitu kan. Menggendong itu buat saya sensasi sendiri. Saat kita mau gendong, sang anak dengan wajah berseri-seri mengangkat tangan, seolah tak sabar berharap ingin dipeluk. *kiss kiss

Menggendong bayi itu bermanfaat lho baik untuk ibu maupun bayi. Lagian masa-masa menggendong bayi juga nggak lama, kalau anaknya sudah bisa jalan mana mau digendong *bayangin ngejar-ngejar Fatih. Walaupun singkat masanya, sentuhan dan keberadaan kita akan berlangsung sepanjang hidupnya. Jadi, enjoy aja..
Dari buku William Sears, manfaat menggendong untuk bayi:
  • Tidak terlalu sering menangis. Karena gendongan menyediakan gerakan yang bersahabat yang dinikmati ketika bayi ada dalam rahim ibu. Ketika bayi rewel dan kita ajak jalan-jalan maka udara segar, gerakan, dan atraksi visual seperti pohon, anak-anak bermain semuanya bekerja sama membantu bayi melupakan rewelnya
  • Tumbuh lebih baik. Menggendong sangat bermanfaat untuk bayi prematur atau bayi yang badannya sulit naik. Pertumbuhan tidak saja berarti menjadi lebih berat, lebih tinggi tetapi juga tumbuh optimal baik secara fisik, intelektual maupun emosional.
  • Belajar lebih banyak. Karena pandangannya adalah apa yang kita lihat
  • Berbicara lebih baik. Kalau kita gendong bayi, pasti kita ajak ngobrol dibanding diam-diam aja kan ya, jadi bayi memperhatikan penggendong dan kontak mata saat komunikasi. Dengan melihat gerakan mulut dari dekat, bayi belajar menirukan gerakan bicara yang benar dan membentuk pola-pola artikulasi yang tepat
  • Meningkatkan perkembangan kognitif. Bayi begitu dekat dengan sang ibu, berpartisipasi dengan apa yang sedang kita kerjakan dan menyimpan beribu-ribu pengalaman dalam memori otaknya.
  • Bayi lebih teratur. Sangat membantu untuk anak prematur, jadi dapat memperpanjang pengalaman dalam rahim, bayi merasakan ayunan langkah kaki kita (yang sudah dirasakan selama 9 bulan), detak jantung kita, suara kita mengingatkan bayi pada rahim

Manfaat menggendong untuk ibu:
  • Ikatan orangtua-bayi dapat ditingkatkan. Ikatan itu bukan keintiman yang instan tapi proses bertahap. Adanya proses saling memberi dan menerima, ibu memiliki sifat selalu memberi dan ingin dekat dengan bayinya dan bayi mengikat ibu dengan perilakunya yang dapat meningkatkan keinginan ibu untuk selalu dekat dengan bayi. Jadi, bayi memberi dorongan biologis yang pada gilirannya membantu ibu memenuhi kebutuhan bayi.
  • Dengan menggendong bayi, pengasuhan yang penuh kasih sayang akan tercipta
  • Hambatan untuk terjadinya ikatan menjadi dapat diatasi misalnya ketika depresi pascapersalinan  
  • Kalau sedang sibuk, ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan sambil sambil menggendong bayi
 

5 comments

  1. sukaa...dengan tulisan ini...gendong yuuk

    ReplyDelete
  2. banyak manfaatnya yaa....tp kalo keseringan digendong nanti kebiasaan gak ya ???

    ReplyDelete
  3. ia..selagi msh bayi puas2in gendongnya mak..klu udah bisa merangkak apalgi jalan malah anaknya susah digendong hehe

    ReplyDelete
  4. Emang asyik gendong kalo dia masih bayi. Tapi kalo digendong terus nanti malah jadi kebiasaan dan maunya digendong terus loh..

    ReplyDelete
  5. Setuju banget sama tulisan ini, aku pun masih suka gendong keponakanku yang berusia empat tahun. Bukan yang digendong melulu sih, tapi kalau mau mengobrol dan bercanda, lebih asyik menggendong. Mampir yuk Mak www.rumahmemez.com

    ReplyDelete