Mencari Penghasilan Tambahan



Judul: Mencari Penghasilan Tambahan
Penulis: Safir Senduk
Cetakan: 10, Maret 2009
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tebal: 286
ISBN:979-20-5295-X

Buku ini adalah judul keenam dalam seri perencanaan keuangan keluarga. Sesuai judulnya, buku ini dibahas cara kita mencari penghasilan tambahan. Menurut Safir Senduk, topik ini merupakan tema yang paling mengundang banyak orang, baik dalam seminar maupun email. Siapa sih yang tidak mau dapat uang tambahan kan? Tema ini 'kena' di semua orang, karena berharap menemukan alternatif terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Padahal, banyak orang tidak menyadari bahwa alternatif penghasilan tambahan sudah ada di sekitar kita. Hanya satu yang perlu kita lakukan yakni membuat daftar alternatif-alternatif dan pilih satu yang paling pas. Masih bingung kira-kira alternatifnya apa aja? Nah, Buku ini mencoba menyadarkan kita alternatif-alternatif apa saja yang ada disekitar kita. 

Di awal, penulis bercerita tentang pengalamannya sebagai karyawan yang selalu defisit. Awalnya dipikir karena pengeluarkan yang berlebihan tapi ternyata setelah dihitung ternyata memang sudah pas segitu dan ternyata pemasukan kecil yang menjadi penyebabnya. dijelaskan mengapa penting bagi kita untuk mencari penghasilan tambahan. Jadi, yang perlu dilakukan untuk awalnya adalah melihat apakah pemasukan kita sudah cukup diantara pengeluaran kita yang wajar. Jadi kalau kasusnya pemasukan kurang, maka solusinya menaikkan penghasilan atau dengan mencari tambahan. Emang gampang apa naikkan penghasilan? Enak aja ngomong? hehehe, saya juga berpikir seperti itu kok ^.^

Pada bab kedua, kita diajak untuk mengetahui empat langkah penting yang harus dilakukan jika ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Yang paling disarankan adalah mencarinya diluar pekerjaan yang biasa kita lakukan.
Bab ketiga hingga bab kesepuluh, dibahas alternatif-alternatif penghasilan tambahan yang ada disekitar kita kelebihan hingga kekurangannya. Menjadi karyawan adalah alternatif pertama dalam mencari penghasilan tambahan yakni dengan menjadi  karyawan di perusahaan lain misalnya dari jam 7-9 atau hari Sabtu. Alternatif kedua adalah menjual barang dan jasa, kiat dari penulis adalah miliki pengetahuan yang baik terhadap barang yang kita jual, coba fokus untuk sejumlah lini produk saja dan pasarkan diri kita.

Alternatif ketiga adalah menjual keahlian. Langkah awal yang harus kita lakukan adalah pelajari dan kenali dulu kemampuan kita. "Tapi, saya nggak punya keahlian..nggak ada yang bisa saya jual". Kita bisa bahasa Indonesia berarti kita bisa menulis artikel untuk dikirimkan ke media massa ^.^. Saran dari penulis adalah jangan memandang rendah kemampuan diri sendiri karena hal kecil yang dikelola dengan baik akan menghasilkan sesuatu yang mengejutkan.

Selain bekerja sebagai karyawan, menjual barang dan jasa serta menjual keahlian, kita juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara membuka usaha. Bedanya apa dengan menjual barang dan jasa? Kalau menjual barang dan jasa, kita akan mendapatkan keuntungan dari selisih penjualan sedangan membuka usaha digambarkan sebagai ketika sampai di titik tertentu, maka si pemilik usaha tidak perlu terus bekerja secara fisik. Saran dari penulis yang penting adalah memisahkan sistem keuangan usaha yang terpisah dengan keuangan keluarga untuk mengantisipasi masa-masa sulit.

Cara lain mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjalankan usaha network marketing. Usaha network marketing dapat diibaratkan seperti kita memiliki toko, dan kita bisa membuka banyak sekali toko yang berafiliasi dengan toko kita. Pada bab ke 8, dijelaskan tentang investasi bagi hasil, yang perlu diperhatikan adalah pelajari cara kerja, kenali resiko, lihat lokasi, kenali perusahaan. Selain investasi bagi hasil, ada juga investasi pendapatan tetap (misalnya deposito) dan jual beli produk keuangan.

Selain 8 alternatif penghasilan tambahan, ada juga tambahan alternatif penghasilan tambahan boleh diikuti dan diharapkan tapi tidak usah diandalkan yakni mengikuti lomba (nunjuk diri sendiri), kuis (nunjuk lagi), undian (nunjuk lagi) dan terlibat bisnis money game (yang ini bukan saya hehe). Yang tidak boleh dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan: KKN, judi dan kriminalitas *yahh..kelesss

Bab terakhir, kita diajak untuk mengetahui bagaimana cara memilih alternatif yang sesuai dengan situasi dan kondisi keuangan kita. Cocok atau tidaknya alternatif diatas, hanya kita yang dapat menjawabnya.


Kelebihan pada buku ini yakni banyak contoh kasus yang diberikan, berdasarkan pengalaman dari penulis sendiri. Bahasanya membumi, ringan dan mudah dimengerti kita tidak dipusingkan dengan bahasa-bahasa ekonomi. Layak dijadikan referensi buat yang masih bingung mau dapat penghasilan tambahan darimana

No comments