Sketsa Cinta Bunda


Penulis: Sinta Yudisia
Cetakan: Pertama, Mei 2014
Penerbit: Indiva Mitra Pustaka
Tebal: 120
ISBN: 978-0602-1614-21-1
Harga: Rp 25.000,-

"Suatu ketika aku bermimpi masuk surga. Kenapa aku bermimpi itu surga? Sebab tempatnya indah sekali, mengalahkan Wonderful Sea, Raja Ampat yang aku ingin sekali pergi kesana. Sejenak aku melihat ayah bundaku memakai mahkota indaaaaah sekali. Mahkota bertabur permata, dengan mutu manikam terbaik yang ada di dunia. Lalu aku melihat ruangan sangat luas, tanpa lampu, penuh berlimpah cahaya dan tak ada lalat. Mahkota itu ada disana! Mahkota indah itu, yang berkilauan emas permata. Ah, aku inign mahkota itu ada di kepala ayah bundaku. Setiap orang past ingin memilikinya. Setiap orang pasti ingn mengenakannya walau hanya satu menit saja! Maka, aku berlari menghampirinya

Langkah pertama, duh, suliiiiit dan berat niah
Langkah ke-2 dan ke-3, sangat ringan dan cepat
Langkah ke-4 terseok, terguncang dan lalu aku terbangun
Maka, saat aku terbangun, shalat subuh, mimpi itu terus menguntit
Apa itu langkah ke satu? 2? Ke 3? 26? Angka apa itu?
Dan tiba-tiba aku tersadar..aha!
Aku telah menghapal juz 30,29,28 dan saat ini sedang menyelesaikan juz 1. Jadi, ternyata aku butuh 26 langkah lagi untuk meraih mahkota itu bagi ayah bundaku!”

Buku ini merupakan naskah yang sudah terbit di beberapa media maupun di blog. Sebuah refleksi, renungan, pemikiran, dan langkah-langkah kecil Mba Sinta Yudisia dalam mendampingi 4 putranya. Ada 5 bagian yakni:
  • Al-Qur’an, Shalat dan Doa
  • Rumah dan Pernak-Pernik 
  • Orangtua
  • Anak
  • Otak dan Kepribadian

Bagian pertama penulis menceritakan tentang pertanyaan anak-anak yang dijawab dengan bahasa Al-Quran misalnya ketika anaknya sedih, maka sang bunda akan mengajak mencari jawabannya dengan Al-Qur’an. Dibahas juga tentang luar biasanya kekuatan shalat subuh dan doa yang terkabul. So…Good Morning!!!

Beranjak ke bab kedua, dijelaskan tentang apa saja yang sebaiknya ada di rumah, kita dikasih pilihan tentang pentingkah televisi, menjaga kebersihan rumah, dan juga perlakuan kita kepada asisten rumah tangga kita. Yang menarik juga dibahas tentang Sadako, yang setan dari Jepang itu yang serem itu lho. Nah apa hubungannya sama parenting? Penasaran kan? Silakan dibaca sendiri hehe

Di bab ketiga kita diingatkan kembali tentang tujuan pernikahan, tentang cara Luqman mendidik anak. Tentang pentingnya peran ayah dan ibu dan ketika sudah banyak mengikuti seminar dan membaca buku parenting, tapi kenyataan tidak sesuai harapan apakah yang harus dilakukan?

Bab selanjutnya membahas tentang anak, membentuk anak yang sehat. Ibnu Sina mengungkapkan bahwa hingga lima tahun anak sebaiknya diajarkan olahraga, seni dan budi pekerti. Lalu usia enam hingga empat belas atau remaja, selain olahraga remaja mulai perlu dihaluskan rasa mengenal sastra dan syair, pemupukan utama kaidah agama beserta bacaan serta hapalan Al-Qur’an.

Dalam bab terakhir tentang otak dan kepribadian. Apakah makna gifted children dan superior category. Ada beberapa kisah yang IQ tinggi namun tidak happy ending, diceritakan William James Sidis pemilik IQ tertinggi di dunia yakni 254. Ayahnya menguasai 27 bahasa, ibunya lulusan Boston Univestity sedangkan William menguasai 40 bahasa. Pada usia 8 tahum, mengarang buku yang mencakup bahasa Latin, Yunani, Jerman dan Perancis. Masuk Harvard usia 11 tahun dan lulus cumlaude usia 16 tahun. Akademiknya luar biasa tapi kehidupan sosialnya tidak berkembang baik. WJ Sidis meninggal di usia 46 tahun karena pendarahan otak, hubungan dengan orang tuanya tidak harmonis dan sebuah kisah menyebutkan, ayahnya meminta maaf atas semua kesalahannya namun WJ Sidis tetap menganggap sang ayah sebagai perampas kebahagiaan hidupnya.

Buku ini tipis jadi mudah untuk dituntaskan, namun banyak referensi yang dikisahkan yang membuat penasaran seperti apa pengajaran Amy Chua dari buku Hymne of Tiger Mother. Kisah-kisahnyanya dibumbui dengan unsur-unsur psikologi sesuai kompetensi penulis. Ada bahasan ego, teori-teori psikologi sehingga makin memperkaya buku ini namun akhirnya tetap dikembalikan kepada wawasan keislaman. Buku yang menari untuk dijadijan referensi pembentukan karakter anak.

No comments