7 Cara Introvert Mempromosikan Diri




Terkadang sulit bagi saya menunjukkan potensi saya ke orang lain. Mungkin orang lain memandang saya super pendiam, mojok aja, males ah.

Ada nggak yang pernah ngalamin seperti saya ini? huhuhuhu. Bagaimana sih cara introvert mempromosikan diri biar dilihat, didengarkan, dirasakan keberadaannya haha *emangnya situ ghaib ya selama ini. 


Setelah konsul sama mbah google, saya banyak nemu referensi mengenai kepribadian saya. Sebenarnya nggak ada yang salah, cuma perbedaan bagaimana seseorang mendapatkan energi. Misalnya introvert ngecharge energi ketika sendirian dan kalau berkumpul itu akan menghabiskan energi tapi bukan berarti individual, tapi ada waktu untuk charge ketika energi habis, macam itulah. Banyak situs favorit saya misalnya introvert spring, emproweredwomenrevolution; buku dari Susan Cain yang berjudul Quiet; fb fanspage seperti introvert are awesome dan social introverts.


Berikut 7 tips dari para expert bagaimana introvert mempromosikan diri:

1. Work in your zone of genius (Nathalie Lussier, Digital Strategist at NathalieLussier.com and Founder of AmbitionAlly)

Jika suka menulis, maka menulislah. Jika nyaman di depan kamera, bikinlah video. Jangan memaksakan diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang membuat kita tidak nyaman.

Saya baru setahun ini baru sadar kalau saya punya bakat nulis dan dengan nulis, saya jadi makin banyak baca, makin baca belajar ilmu baru (misalnya copywriting, desain sederhana), makin banyak yang ingin dishare, makin happy, tapi nggak ada kata terlambat kan untuk memulai ^.^. Temukan media yang membuat kita senang dan bersinar *gotchaaa

2. Don't think of it as self promotion (Beth Buelow: Author, Speaker, Certified Professional Coach, Founder of the Introvert Entrepreneur) 

Jangan bayangkan betapa tidak nyamannya mempromosikan diri sendiri, tapi fokus kepada apa yang dapat kita bantu terhadap orang lain dan perbedaan apa yang terjadi. Dibanding promosiin diri sendiri, fokuslah ke nilai tambah apa yang dapat kita berikan ke orang lain dan beri solusi terhadap permasalahan yang terjadi 

3. Use your introvert's strength at research to make your written and spoken communication as targeted as possible (Nancy Ancowitz: Business Communication Coach, Author of Self-Promotion for Introverts: The Quiet Guide to Getting Ahead)


Tingkatkan kemampuan dengan konsisten menulis dan komunikasi tentang topik yang dikuasai sehingga bermanfaat untuk kita dan orang lain. 

4. Be smart about your social calender (Tyler Tervoreen: Founder of Riskology)

Jika kita berhati-hati tentang mengatur waktu sosial kita, maka kita tidak akan merasa 'kering' terhadap energi kita. Misalnya ketika sudah kumpul dengan banyak orang, luangkan waktu untuk charge energi kita lagi.

5. Turn the focus around (Catriona Pollard: PR and Social Media Expert, CP Communications)

Berada dalam spotlight bukan saya banget rasanya, jadi solusinya ceritakan ide kita, opini kita dan perlihatkan profesionalitas kita sehingga membentuk spotlight versi diri kita.

6. Instead of thinking we need to "sell" ourself, JUST TALK ABOUT THE FACTS (Jenn Granneman: Writer and Founder of Introvert Dear)

Beri perkembangan terbaru terhadap apa yang sedang atau telah kita kerjakan, jangan berpikir ih cari muka karena kita sedang mengemukakan bukti kan

7. Work to your strengths (Shae Baxter: Content Driven SEO Marketer at ShaeBaxter.com)

Jalin hubungan dengan grup kecil, fokus ke koneksi yang penuh kualitas tidak hanya kuantitas. Beruntungnya dunia online memudahkan kita membuat jaringan yang dapat banyak mendapatkan teman misalnya lewat komunitas yang sevisi, jaringan profesional seperti linkedIn dan lainnya.

So, let's be ourselves. If we're introverted, that's OK ^.^

3 comments

  1. jadi gimana ya caranya biar kita bisa akrab sama orang yang introvert?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh tuh nanti bikin postingan tersendiri ^.^

      Delete
  2. ngerasa ghoib kalau ngumpul sama orang orang hee

    ReplyDelete