(Reviu Jurnal) Enterprise Risk Management: The Challenge for the Public Sector

Jurnal: Enterprise Risk Management: the challenge for the public sector
Penulis: Dr. Orna Duggan
Journal Accountacy Ireland August 2008 Vol.38 no 4 page 25

Organisasi yang berevolusi, tumbuh yang menciptakan standar kualitas yang tinggi untuk pelanggannya biasanya sukses dalam memahami dan mengatur risiko mereka, walaupun belum secara formal. Formal yang dimaksud adalah meliputi kebijakan risiko dan identifikasi risiko yang dilihat sebagai elemen dalam pembentuk Good Corporate Governance.

Evolusi Manajemen Risiko

Manajemen risiko adalah proses integral dalam praktek membangun bisnis yang baik. Saat ini MR banyak dipakai di dalam dunia finance, health and safety, clinical and enviromental risk management. Karena efek dari bidang tersebut nyata terlihat dan dapat diukur ketika terjadi kerugian, berdampak kepada kehidupan manusia dan kebutuhan sumber daya.

Sedangkan untuk sektor yang lain, agak sulit dalam pengukurannya dan pengaturannya. Kemampuan dalam mengidentifikasi risiko, memahami implikasinya terhadap keputusan stratejik yang mempengaruhi organisasi tergantung dari pemahaman profil organisasi tersebut.

Pendekatan yang dapat diterima secara universal yang melibatkan mulai dari identifikasi, kuantifikasi, prioritas dan MR yang berkelanjutan yang terfasilitasi oleh pedoman dari Australia/New Zealand Standard - Risk Management (AS/NZS 4360 2004)

Manfaat dari MR:

Dalam sektor publik, dimana persyaratan kepatuhan (compliance) tumbuh lebih tinggi dibandingkan permintaan, akan mudah melihat MR sebagai tick-box exercise dengan compliance sebagai tujuan utama. Organisasi yang berinvestasi dalam penerapan MR, melihat inti dari proses manajemen yang sedang berlangsung yang dikaitkan dengan strategi dan aktivitas perusahaan, maka akan mendapatkan hasil yang powerful untuk jajaran board dan executive untuk mengatasi tantangan utama dalam mencapai standar yang lebih tinggi dibandingkan pencapaian terdahulu.




Implementasi RM - Tantangan dan Jebakan

ERM adalah proses standar dan relatif mudah.  Tantangan menerapkannya dalam RM organisasi adalah melakukan proses yang terstruktur, teratur dan berfokus utnuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Untuk sukses, prosesnya harus:
  • Bersifat inklusif dan komprehensif 
  • Menghasilkan daftar risiko yang tidak berlebiha tapi pada saat yang sama menggambrkan realitas organsiasi secara komprehensif
  • Menggambarkan dengan jelas, risiko yang mewakili prioritas tertinggi bagi organisasi
  • Menyediakan mekanisme atau sistem untuk update secara terus-menerus yang disesuaikan dengan ukuran, sumber daya, sistem yang ada serta struktur organisasi.

No comments