Review Samsung Gear Fit 2: Teman Memantau Aktivitas Harian

Salah satu resolusi saya di tahun 2017 mainstream dengan yang lain, pengen kurus. Karena pola makan kebablasan akibat tinggal di Padang yang makanannya lamak bana (enak bener) jadi timbangan naik 12 kilogram selama dua tahun. Akibatnya celana kerja nggak ada yang muat lagi, baju kekecilan di tangan, sumpek di perut.

Nah, di tahun 2017 pengennya kembalikan lagi ke normal. Salah satu caranya beli tracker fitness, awalnya kepikiran gegara nganterin teman beli jam seharga jutaan. Saya ngerasa kok agak sayang yah beli jam 2 juta cuma dapat jam. Kalau bisa multifungsi gitu biar banyak gunanya *nggak mau rugi. Akhirnya googling dan ketemulah tentang jam yang dapat memantau aktivitas. Pas banget kan sama resolusi kurus saya 😆

Terus galau lagi antara Fitbit, Polar Activity atau yang lainnya. Nah, akhirnya pilihan jatuhlah ke Samsung Gear Fit 2 (Plok..Plok..Plok):


Kenapa pilih Gear Fit 2? Karena lumayan lengkap fungsinya. Terus berhari-hari saya pantengin blog, youtube atau apapun tentang smartwatch ini. Mungkin karena saya cerita terus sama suami tentang smartwatch ini, akhirnya kami pergi ke Mall Ambassador dan suami saya beliin jam ini *terhura (terharu campur kegirangan).



Awalnya saya kepincutnya dengan yang warna pink karena warna favorit, tapi di online shop untuk warna pink sold out. Yasudahlah yang hitam juga nggak apa-apa biar tidak terlalu mencolok. Waktu ke toko, ternyata warna pink memang tidak dijual di Indonesia.

Samsung Gear Fit 2 ini dapat terkoneksi dengan Android apapun (walaupun bukan Samsung). Tapi waktu pertama, handphone saya tidak bisa terkoneksi ternyata harus diupgrade OSnya, jadi perhatikan juga spek minimum untuk koneksinya.

Ada 2 aplikasi yang dapat kita download yakni Samsung Gear dan S Health. Pada aplikasi Samsung Gear kita dapat mensetting tampilan layar jam, notifikasi yang terkoneksi dengan jam (bisa dipilih untuk notif aplikasi semuanya atau aplikasi tertentu saja, kalau saya mengkoneksi untuk gmail dan telepon. Selain itu bisa mengirim lagu ke Samsung Gear Fit lewat aplikasi ini dan disimpan sebagai MP3, untuk dengernya memakai earphone/headphone bluetooth.

di aplikasi Samsung Gear dapat menambah aplikasi (ada yang gratis dan berbayar)

Aplikasi lain yang kudu diinstal yakni S Health. S Health merupakan ringkasan dari 3 kegiatan utama kita yakni: Makan, Tidur dan Kegiatan harian kita.


Kegiatan harian ketika kita aktif:
Targetnya dapat kita buat sendiri berapa menit dalam sehari. Kalau target saya perhari 75 menit. Kerja walaupun sibuk tapi hanya duduk itu dianggapnya inactive, jadi dianggap aktif kalau kita minimal jalan. Kalau selama 50 menit kita tidak berjalan, maka ada notifikasi yang mengingatkan kepada kita untuk bergerak lebih aktif. Kuning artinya kegiatan ringan, hijau artinya sedang berolahraga. Selain di handphone, kita juga bisa melihat aktivitas harian kita di menu jamnya, dan kalori yang terbakar. Tapi saya masih agak-agak ragu dengan perhitungan kalorinya, kok bisa sampe seribuan yak wkwkwk


Makan: Kalau menu ini kita masih masukkan secara manual, saya seringnya males ngitung-ngitung kalori hehe

Tidur: Mencatat waktu tidur kita. Kok bisa? kayaknya sih dari detak jantung kita. Biasanya kalau tidur itu bpm berkisar 50, kalau sedang aktivitas biasa 70an. Dari sini saya ketauan kurang tidur, atau kadang bisa dilihat tidurnya pules atau nggak. Kalau pules, jadi warna ungu tidak terganggu. Kalau kebangun-bangun bisa berubah jadi kuning atau abu-abu.

Denyut jantung juga berguna buat mengukur olahraga kita secara optimal. Di blog Denny Santoso misalnya kita dapat mengukur berapa detak jantung optimal kita ketika berolahraga untuk membakar lemak, kalau saya sekitar bpm 140. Selain detak jantung juga dapat mengukur langkah kaki, jumlah naik tangga (disebutkan naik tangga dapat memperkuat otot-otot kaki dan paha), menghitung sudah berapa gelas yang diminum dalam sehari (inputnya manual) dan ada juga 2 menu yang unik di jam ini yang berguna banget buat saya. Apakah itu?

Find My Phone dan Alarm. Find my phone karena saya suka lupa meletakkan handphone, jadi dengan memencet tombol ini jadi ketauan deh handphone saya berdering kencang dan ketauan deh letaknya dimana. Selanjutnya adalah alarm, eh itu mah biasa aja keles. Nggak juga, soalnya kan kebawa tidur, jadi kalau sudah waktunya tiba dia getar-getar di tangan (ketika bunyi alarm sekeras apapun nggak bisa membangunkan ke'kebo'an saya)


Beberapa menu belum saya coba sih, misalnya lari sambil menggunakan GPS, jadi belum bisa saya share. Nah, segitu saya reviu singkatnya. Moga bisa jadi ada gambaran sedikit ketika mau beli Samsung Gear Fit 2. Untuk ukuran realnya ketika dipakai ditangan seperti foto dibawah.

Jangan salfok sama meja kerja yang berantakan :p

2 comments

  1. Keren banget ya mak..jadi termotivasi buat bakar lemak :) alatnya simple cuma taruh ditangan doank.

    ReplyDelete
  2. wah manatp nih lengkap infonya, jadi mupeng beli nih

    ReplyDelete