Suka Duka Frontliner Bank

Setelah 2 tahun, saya berkecimpung di dunia frontlineran, baik customer service maupun teller sudah banyak mendapatkan pengalaman seru. Kenapa seru? karena setiap hari kita berhadapan dengan karakter orang yang berbeda-beda, rasanya kayak nano-nano, komplit. Ada yang manis, asem, sepet, pait pait. Hari kerja pertama saya dilepas sebagai customer service, saya kena semprot nasabah karena tabungan rencananya tidak terdebet setelah dia LUPA menabung dan maunya langsung terdebet otomatis setelah dia setor walaupun telat, dongkol banget rasanya siapa yang salah siapa yang marah.. hadeuhhh. Lagi kesel, lagi bt, lagi marah pokoknya di depan nasabah harus keep smile :) :) :)

Walaupun sama-sama frontliner, teller dan customer service agak berbeda dalam jobdescnya. Kalau di teller pekerjaan lebih monoton karena transaksi umumnya rutin, walau ada transaksi-transaksi yang mnjelimet. Jangan salah pikir kalau teller itu pekerjaan yang nggak perlu mikir. Kalau ada transaksi nasabah, pasti otak kita langsung coba membayangkan mau kita masukkan ke sistem yang manakah transaksi itu. Karena teller memang membutuhkan kecepatan dan ketelitian. "Mba, saya mau cairkan cek setelah itu SWIFT ke bank lain ya, sama saya mau sekalian tuker dollar eh sama sekalian tuker uang receh ya buat anak saya", para teller pasti langsung coba connect mau kemana tuh perginya transaksi, apa dulu yang harus dijalanin transaksinya. Tambah repot kalau tellernya cuma satu, transaksi 1 nasabah saja prosesnya panjang, dibelakang sudah banyak nasabah yang antre yang protes, biasanya (baca: hampir pasti) nganggap si teller lelet padahal bukan semuanya salah bunda mengandung hehe. Sedihnya lagi kalau selisih atau khilaf terima uang palsu. Pernah teman saya (atau saya ya :p) terima uang 100 lembar 100 ribuan, karena kurang teliti pas dicek sorenya ternyata di tengah-tengah ada uang 10 ribu. Hiks

Berbeda dengan pekerjaan teller yang sehari langsung selesai *walau sampe puyeng  cari tuh selisih nyangsang dimana. Kalau jadi customer service pasti ada aja pendingan, misalnya ada yang mau buka standing order (pemindahan dana ke rekening lain secara otomatis setiap bulan), transaksi tidak selesai sampai disitu kita juga harus ngecek apakah transaksi nasabah berhasil; ada keluhan nasabah kita harus monitor terus sudah sampai dimanakah progresnya. Hidup tuh rasanya berwarna-warni deh. Setiap hari tidak bisa prediksi akan ketemu nasabah seperti apa nanti, kasusnya nanti seperti apa. Bukan hanya teller saja yang bisa ganti rugi kalau salah, CS juga bisa lho *rugi kok bangga. CS sebagai gerbang awal transaksi nasabah mewajibkan CS harus teliti dalam pendokumentasian, identifikasi resiko dan proses Know Your Customer. Bisa gawat kan kalau kita menyerahkan PIN dan User ID net banking ke orang yang ternyata berniat menipu.

Ini nih pengalaman suka saya jadi frontliner perbankan:
  • Pengalaman ketemu dengan berbagai macam karakteristik orang, jadi kita bisa belajar kalau menghadapi orang seperti ini harus bagaimana menghadapinya
  • Keterampilan public speaking lebih terasah
  • Kenal banyak orang, ada nasabah yang jadi teman
  • Lebih tambah sabar dan sabar
  • Kalau kita mau banyak belajar dapat mengerti operasional bank secara mendalam, bagaimana proses perbankan berjalan mulai dari produk, marketing, pembiayaan
  • Mengerti tentang karakteristik produk-produk perbankan misalnya tabungan rencana, deposito, sukuk dll

Kalau ini dukanya;
  • Suka diomelin nasabah walaupun itu bukan kesalahan kita. Biasanya kalau saya curhat ke atasan, dijawab sekenanya tuh 'salah sendiri ngapain jadi CS  >.<'
  • Dempul terus. Saya yang sebenarnya tidak suka dandan dituntut tampil segar ketika melayani nasabah. Untungnya karena saya di bank syariah, jadi penilaian makeup yang wajib itu hanya bedak dan lipstik saja
  • Sedikit istirahat, karena kita harus stand by terus jadi setiap makan siang kita selalu makan di kantor, nitip pesan makanan di OB (Kalau Jumat, baru ada sedikit waktu untuk makan di luar). Kadang baru makan sesuap "Wiiii ada nasabah", turun dari pantry lantai 3 ke lantai 1 untuk melayani dulu, naik lagi baru sesuap lagi "Wiiii ada nasabah", turun lagi naik lagi. "Wii ada nasabah" pura-pura pingsan dulu ah #menggelepar di pojokan. Kalau cabangnya besar, mungin ada beberapa yang jaga tapi kalau cabang kecil yang hanya 1 ya jadi begitu nasibnya (ga ada yang mau menduduki kursi panas CS) >.<
  • MRI..MRI. Hayo yang di dunia frontliner pasti kenal sama yang ini. Market Research Indonesia yakni mistery shooper yang akan jalan-jalan secara random ke cabang-cabang menilai tentang service, tidak hanya teller dan customer service tapi juga security dan tangible. Karena hasilnya disiarkan ke publik, makanya manajemen sangat concern yang mengakibatkan banyaknya roleplay tiap pagi, forum tiap minggu, klinik pelayanan segala. Dan dari pusat, akan jadi mystery shopper ke cabang dan KCP tiap bulannya, kalau hasilnya jelek, siap2 dikeramasin euy...
  • Kalau nilai MRI lagi jelek, semua rasanya jelek di mata atasan. Padahal kan belum tentu pekerjaan kita jelek bisa jadi kita lagi sakit jadi nggak concern atau malah bukan kita yang lagi bertugas saat itu karena nama petugas tidak dipublikasikan. Atau kalau kita tau itu MRI (dari gerak-geriknya) biasanya kita malah gelagapan dan ngeblank
  • Kalau yang ini masalah pribadi saya yang masih sakiiitt (*segitunya) rasanya kalau diingat. Wajah saya dianggap tidak menjual oleh kepala cabang, jadi saya dipindahtugaskan ke teller. "Sehari kamu cuma buka 1, 2 tabungan mending kamu diri aja sekalian di PGC (Pusat Grosir Cililitan), nggak usah buka cabang", "kamu tahu nggak satu nasabah harganya itu 5 ribu kalau kamu cuma nyalanin 2 nasabah harusnya dapat gaji berapa?" Omel bos saya. Yeee...itu kan bukan sepenuhnya salah saya, namanya juga jaga warung bukan full marketing. Kalau setiap ada yang cair deposito, saya yang selalu disalahin karena tidak bisa meretensinya, saya mah pikirnya kalau nasabah sudah repot-repot pergi ke bank, mau dirayu apa juga bakal tetap cair. 

Dari pengalaman duka saya yang terakhir, saya jadi mendapatan pelajaran penting tentang dunia kerja bahwa tidak cukup rajin masuk, tidak cukup datang selalu tepat waktu, tidak cukup selalu patuh, dan tidak cukup jadi karyawan yang baik kalau fisikmu tidak wah. Bagi saya dengan wajah yang biasa harus punya prestasi yang luar biasa untuk bisa dilirik di dunia kerja *aseeek

Balik lagi ke frontlineran, jangan pernah kecil hati rendah diri sebagai frontliner karena peran kita teramat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Coba bayangan kalau sehari saja para frontliner tidak masuk, pasti kantor kelabakan cari penggantinya. Ya kan..ya kan? *cari pendukung

109 comments

  1. Berat ternyata tugasnya. Saya suka lihatin teller atau cs yg cantik2..pengen bisa dandan juga :)

    ReplyDelete
  2. Makasih ya, mak dah berkunjung. Wah kalau saya malah suka ditanya temen kok bisa jadi CS (sambil perhatiin dari atas mpe bawah) >,<'

    ReplyDelete
  3. hallo mba, salam kenal, aku ngerti banget suka dukanya jadi petugas frontliner bank, walo aku gak pernah nyobain, hehehe

    tp aku juga kerja di bank, jadi sedikit banyak ngerti

    btw, nama baby kita sama, anak ku jg namanya Fatih :)

    ReplyDelete
  4. wah saya 1 hari saja rasanya berat jadi frontliner mbk... rasanya pengen kabur saja

    ReplyDelete
  5. Bosan rasanya jadi gitu kuat tidak ya 1 tahun kedepan bagi saya pribadi nantinya huuuh pusenx

    ReplyDelete
  6. @Mba Nicha: Wah, senangnya punya dede namanya sama :). Makasih ya sudah berkunjung

    @Anonim: Pasti bisa, seru kok jadi frontliner :) Fighting! Hamasah! Semangat! hehe

    ReplyDelete
  7. kalau ngelamar k bank min pendidikan apa mbk?

    salam kenal :)

    ReplyDelete
  8. @mbak Imma: Biasanya sih minimal D3 mbak Imma untuk frontliner. Di beberapa posisi minimal S1. Tergantung jadinya ^.^

    ReplyDelete
  9. Aq mau nanya nich mba'
    Aq kan udah jdi ibu umurku baru 22 tahun
    Klo ngelamar jdi teller d bank kira2 bisa gak ??
    Aq lulusan d3 mbak

    ReplyDelete
  10. ternyata pekerjaan teller besar jg yah resikonya mba.
    jd, was-was nih soalnya sy baru keterima jd teller
    apa aja yah mba yg harus diperhatiin klo jd teller?

    ReplyDelete
  11. @Alanam: Daftar dulu aja, nanti setelah proses biasanya bank punya pertimbangan lagi. Contohnya kan biasanya tuh suka ada di iklan, dicarai frontliner tinggi 160 cm, wajah menarik, proporsional. Kenyataannya 155 cm aja, saya tak sampai hehe

    @Nur Fadlia: Aishh..kayak senior aja dimintain wejangan hehe. Apa ya, aku kasih 3 hal ya yang paling kepikiran:
    1) Teliti. Untuk awalnya, yang penting kita selamat dulu jangan ada selisih. Ga pa2 awalnya lama prosesnya, nanti lama-lama juga terbiasa dan jadi cepat
    2) Jika ada transaksi di luar SOP, selalu minta acc dari supervisor. Supaya menandakan bahwa tindakan kita sudah disetujui oleh atasan kita. Misalnya nih, marketing nasabah priority ingin mengambil uang nasabahnya dan hanya membawa slip penarikan tanpa orang bersangkutan datang (priority ghitu lohh..), maka di slipnya jangan lupa minta acc dari supervisor.
    3) tanda terima..tanda terima..tanda terima *kayak kaset rusak yak. Itu penting banget buat frontliner. Apapun yang kita kasih ke nasabah atau ke rekan kita harus dibuat tanda terimanya. Supaya kalau suatu saat ada yang merasa belum terima, kita ada bukti kuat
    Sukses ya mba nur fadlia, seru kok jadi frontlinr ^.^

    ReplyDelete
  12. Mbak kalau posisi frontliner di bank menerima dari d3 misal dari jurusan apa/ mungkin bisa dari semua jurusan selain perbankan ?

    ReplyDelete
  13. Biasanya diutamakan ekonomi, di persyaratannya. Kenyataannya, semua jurusan kayaknya ada di bank. Temenku ada yang jurusan pendidikan bahasa indonesia, bahasa arab, perikanan dll

    ReplyDelete
  14. pengen deh nyoba jadi teller tapi cuma lulusan sma

    ReplyDelete
  15. Salam kenal mbk. Trmks infonya ttg kerja di bag. frontliner. Sy masih penasaran dg masalah penampilan seorang peg. bank yg kebanyakn putih bersih cantik & ganteng, apakah untuk menjadi peg. bank itu adalah hal yg cukup penting mbk? Sy pengen jd peg. bank tp dr penampilan saja dekil, dilihat dr pend, sy lulusan baru pend. bhs indo.. Hehe trmks.

    ReplyDelete
  16. T_T sya ga sendirian ternyata.. uda setahun jd teller unit ini mau dimutasi kecabang.. jd kepikiran terus krna nasabah dan transaksi di cabang seabrek2.. semoga ttp hamasan y mb dwi.. salam kenal ^_^

    ReplyDelete
  17. @Anonim: Coba aja daftar dulu, mungkin bisa kerja nyambi kuliah ^.^
    @Mas Septin: Hihihi. Mungkin karena bisnis bank terkait sama kepercayaan pelanggan jadi penampilannya rapi
    @Mbak Trian: tos dulu ahh hehe. Iya, harus hamasah dan keep smile. Salam kenal juga ^.^

    ReplyDelete
  18. salam kenal mbak....saya ardi. sya mendapat ajakan dri teman untk nglamar jadi frontliner. krna stlah saya bca diblog nya mbak jdi frontliner itu tag mudah. bagaimana tips nya supaya bisa lulus tes sbgai frontliner. bagaimana caranya menjadi frontliner yang baik? tmks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Anonim: Yang unik dari tes frontliner itu ada tes performance. Jadi kalau saya dulu disuruh presentasi di depan interviewer.

      Delete
  19. wow bagus banget yah,,
    ku tunggu kau di http://kesehatanku49.blogspot.com
    dalam kenal :)

    ReplyDelete
  20. wah ternyata berat juga yah tugas frontliner hehe... ^^''
    anyways nice post! makasih banyak udah sharing >.<

    ReplyDelete
  21. @Mas Dede: Makasih ya, Ok nanti aku BW kesana
    @Mba Fitri: Berat tapi seru kok ^.^

    ReplyDelete
  22. Assalamu'alaikum. Saya mau tanya mbk, hari pertama jd frontliner itu gimana ya ?
    Kira-kira apa saja tipsnya utk yg baru mulai bekerja jd frontliner, karena hari pertama biasanya belum tau apa yg harus dikerjakan. Terima kasih :)

    ReplyDelete
  23. Kalau saya disuruh mendalami dulu produk-produk yang ada di bank tersebut, seminggu kemudian baru liat prakteknya dan belajar mempraktekkan sendirian

    ReplyDelete
  24. Hampir sama nih aku jg seorang teller tp di finance dan yaa jobdesk nya ga jauh beda dr teller bank
    Apalagi kalo akhir bln, WOW lembuuuurrrr bs sampe jam 12 mlm. Kalo di bank ky gt ga mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung rame cabangnya ya mba. Ada juga yang begitu, ada yang lebih santai kalau kantor cabang pembantu yang sepi

      Delete
  25. widih segitunya si boss,,, ampe bilang "wajah kurang menjual', Sakitnya tuh disini^^hehehe...
    hampir sama dgn Teller atau CS di bank,, dulu zaman kuliah ampe cuti krn harus kerja, dan kerja di Sebuah swalayan yg cukup terkenal,, kalo jadi kasir, trus minus laporannya,, potong gaji pastinya,, kalo minus 50 atau 100 perak mah masih mending,,pernah temen saya sehari sampai minus 600ribu gara2 salah masukin angka pas ada customer borong minyak kelapa segambreng,,
    skrng kerja di bidang pendidikan bagian akunting,, kadang ketemu orang tua siswa yg beraneka rupa "akhlaknya",, ga jauh beda zaman di swalayan dulu ketemu customer beraneka rupa tingkah polahnya,, keep smile,,, #CaesarKaliAhh,,hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keep smile ya, pak
      Seru juga tuh pengalamannya

      Delete
  26. Assalamualaikum. Berat ya mba? :) jadi takut. Klo milih antara cs atau teller gimna mba? Saran dong :) makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dua2nya seru kok, jalanin aja keduanya kalau masih galau hehe

      Delete
  27. bank tempat kerja yang sangant dekat dengan riba , atau mungkin malah sudah masuk riba...kalo bisa dihindari

    ReplyDelete
  28. Ass, Wr Wb mbak ..
    Boleh gg share tentang tugas staff administrasi bank itu sperti apa aja?.
    terimakasih,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Admin bank? Rincinya dibagian apa ya, pembiayaan atau operasional?

      Delete
    2. Admin bank? Rincinya dibagian apa ya, pembiayaan atau operasional?

      Delete
  29. baru lihat dari pengalaman nya jadi frontliner itu susah yah,,, apalagi punya muka yang watak banget,, bisa-bisa nasabah jadi takut,,wwkwkwkwkw

    ReplyDelete
  30. Mba cita2ku jd pegawai bank posisi frontliner tp tinggi aku kurang dari 155cm, tp aku punya pengalaman kerja magang di PT. Bank Mandiri kas cabang sidrap (makassar) selama 2 bulan. Gimana tuh mba apa nggak d pertimbangan?? Soalnya pengen banget jd pegawai bank. Nggak lirik pekerjaan lain saking maunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perjuangkan!! Aku 152 mba xoxoxo

      Delete
    2. Mba Ciri Ulfah masih kenal dengan teman2 frontliner mandiri sidrap?

      Delete
  31. mau nanya mba,apa gaji pegawai bergantung pada tempat BRI nya yah?? Terus brapa gaji FL, AO, FO, dan mantri di BRI??

    ReplyDelete
  32. thanks for the info, visit us also to http://jasapenyewaanpartisi.blogspot.com/ or http://motigrafika.blogspot.com/

    ReplyDelete
  33. assalamualaikum mbak.
    mbak saya pengen jadi teller. soal penempatannya bagaimana ya mbak?
    apa cuma ditempatkan dimana kita nglamar? atau bisa ditempatkan di luar kota?
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung kebijakan masing2 bank nampaknya, coba ditanyakan saat interview

      Delete
    2. Kalau bank dengan jabatan tertentu harus siap dimana saja kayaknya mba

      Delete
  34. Selamat siang mba, mba saya ingin daftar di bank bni, tapi di persyaratan tinggi badan minimal 160 cm untuk perempuan. Nah, kebetulan tinggi saya hanya 157 cm. Jadi saya ragu mau daftar atau enggak, walaupun sebenarnya pengen banget jadi pegawai bank. Apakah gak menutup kemungkinan saya bisa lolos tes dengan tinggi badan yang kurang? Terimakasih buat comentny :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantuny bank nya mba, saya 152. Mungkin bisa ditambah pake galah biar keliatan tinggian hehe

      Delete
  35. saya mau tanya... untuk teller apa pernah lembur bekerja sampai jam 21.00

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangankan sembilan mas, jam 12 aja sering hihihi

      Delete
  36. Fighting spirit never ending, so you'll keep growing.. Lady

    Http://hanyagoresanbiasa.blogspot.com

    ReplyDelete
  37. Siapa suruh kerja di bank..haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa suruh datang jakarta..siapa suruh datang jakarta #eh

      Delete
  38. Hmm keejaan frontliner taruhannya kecepatan dan ketelitian ya. Mbak kalo lagi stress ngadapin kerjaan pas jd CS yang lagi numpuk2 dan ga beres2 gitu biasanya tipsnya gmn aja tuh? hehe. salam kenal ya.

    ReplyDelete
  39. hallo aku bingung nih mama aku nawarin kerja di bca jadi teller sama temennya gitu tapi aku bingung mau aku ambil/ enggaknya dia ngotot banget aku kerja di bca, katanya gampang gapake test ikut wawancara langsung diterima tapi aku kan baru mau lulus sma aku mau kuliah dulu tapi dia bilang nanti dikuliahin d3nya sama bca s1 lanjut sendiri, emg bener ya ada kaya gitu? aku jg nanya dong aku lebih bagus pilih mana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kurang tau, apalagi program dari BCA. Coba didiskusikan dengan keluarga mba baik buruknya hehe

      Delete
    2. @nurul: masa iya tanpa wawancara pun bisa langsung diterima? apa karena itu temennya mama kamu ya mb nurul? trims.

      Delete
  40. masih berat AO mbak.. rasanya udah kaya romusa aja.. tugasnya over loot... hem bisa jatungan muda..hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak sangguplah awak jdi AO kalo harus balik ke zaman penjajahan. Merdeka!!!

      Delete
  41. Salam kenal mbk saya andreas cs unit bri :) menarik sekali threadny hehe tp klo menurut saya pekerjaan d cabang masih lebih ringan drpd diunit soalny klo d cabang cm sebetas full service sedangkan diunit kita masih harus pencairan pinjaman blm lagi mantriny yg minta berkas ini itu rasany punya tangan 2 itu kurang wkwkwk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, kalo tentang pinjaman jauh lebih rebet di unit. Makasih sharingnya, tetep semangat mas tangannya xixixi

      Delete
    2. sya mantan teller bri unit.
      cs unit emank banyak kerjaannya.
      teller nya juga.
      lelah menghadapi ratusan nasabah.
      akhirnya setelah 2 tahun saya resign.

      Delete
  42. Kak kerja di bank apa ya kalo boleh tau?
    Saya baru lulus s1 tapi pendidikan dan pengen nyoba ngelamar di bank, baiknya kalo baru pertama kali ngelamar ke bank mending di bagian apa ya kak? Hehe mohon dijawab kak, terimakasihh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah nggak di bank lagi hehe. Tergantung minat kalau bisa frontliner, management trainee, pembiayaan, marketing

      Delete
  43. mba aku besok baru mau ada interview untuk posisi teller, aku minta tips dong gimana caranya biar interview ku lancar. dan pertanyaan apa aja biasanya yang ditanyakan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu waktu saya interview, yang paling diinget misalnya tentang kerjaan yang pulang malam, sabtu minggu mau lembur nggak, tentang kejujuran, kelemahan dan kekuatan diri

      Sukses ya interviewnya

      Delete
  44. Hahahaha baca bagian kata 'mri' JD pengen ketawa..kebetulan istri saya kerja d situ dan kadang saya suka di ajak JD myatery shopping nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kasih nilai MRInya jangan pelit2 ya mas xoxo

      Delete
  45. Mba bener bgt.. sy CS udh hampir setaun tp udh mulai lelah, pengennya ga d bank lg mba, pas baru2nya masuk kerja jd kan ga bs roleplay2 bgt eh kebtulan pas aku kena MRI pas kluar hasilnya salah satu terburuk, mw bela diri ttp kita yg salah dsruh roleplay mulu jadinya, lelah hayati hahahaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya nanti dipromosiin jadi marketing tuh mas jadi nggak roleplay lagi, tapi dikerjar target. Tidakk!!!

      Tetep semangat dan keep smile xixi

      Delete
    2. Dah kaya artis sinetron aja ya kita dsuruh roleplay mulu

      Delete
    3. Mas randy kerja di bank apa? Udah resign ya?

      Delete
  46. Salam kenal mba, saya juga kerja di bank jadi marketing, ga terlalu suka dandan juga kyak mba dan selama kerja sering nemuin kejadian ajaib. Tetep Semangatt yaa 😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama ya kita ga suka dandan. Sama-sama mba Laurentsia juga tetap semangattt

      Delete
  47. tetep semangat mbak.. saya mntan Frontliner (CS) juga 3 tahunan. juga ngerasain Roleplay, input msalah di CMS, ngerasain lemotnya IBS*nya... sekarang saya dah keluar.. karna belum sepenuhnya bebas dari Riba mbak... kelhatannya susah lepas dr Riba.. walaupun sudah Syariah, katanya. murabahahnya belum real murabahah, kita phak bank ngejualin barang yg belum sepenuhnya milik kita, dan masih banyak yg lain.. ,maaf ya... hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah masih dalam proses mba. Yang penting kita sebagai konsumen tetap mendukung keuangan syariah, Insya Allah makin berbenah dan sesuai syariah.

      Wkwkwk IBS* ya, apalagi pas pertama kali migrasi, pengalaman jadi CS nggak bakal terlupa ya mba

      Delete
  48. Mbak sy baru mau psikotes buat adp bni nanti.. tapi sy mulai ragu, tentang riba atau tidak? Dan untuk semumpama mau resign nanti susah ga ya. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau resign coba dilihat kontraknya pas wawancara, soalnya beda-beda kebijakan ya

      Setiap bank syariah wajib ada dewan pengawas yang Insya Allah pakar di ahlinya

      Semangat ya psikotesnya ^.^

      Delete
  49. selamat pagi mbak. maaf saya mau bertanya. apakah backoffice termasuk dalam adp? terima kasih! ;)

    ReplyDelete
  50. Assalamualaikumm..
    Mba saya mau bertanya, saya disuruh menjadi kasir di suatu bank perkreditan oleh sodara saya.
    Apakah ijazah kita akan ditahan atau tidak?
    Bagaimana tugas seorang kasir bank? Apakah sama seperti teller?

    Terimakasih☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe saya kurang tahu. Coba ketika wawancara ditanyakan hal itu

      Delete
  51. Klo d bsm berapa tahun bsa jd tetap mbk, apa hrus jd marketing dl atau ikut tes dl ato gmn prosedurnya. Sy krja d bri tp msh kntrak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahun dengan sebelumnya ikut tes dulu. Maksimal 3 kali kesempatan tesnya, kalau nggak lolos kontraknya diputus.

      Kalau bri, saya kurang tahu prosedurnya

      Delete
  52. sore mbak... saya mau sharing sedikit boleh?
    Saya ditawari kerja sebagai teller di bank BPR, saya tau seorang teller itu harus pinter matematika dan saya sadar kemampuan matematika saya gak bagus (tapi masih bisa diandalkan). Saya sih pengen nyoba jadi teller dan keluar dari comfort zone saya, tapi saya takut kerjaannya berat dan nanti malah saya down (karena ngerasa malu2in diri sendiri). Gimana dong mbak? Saya minta solusi dong. Answer me, please :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau belum dicoba, mana tahu bisa nggak nya? Coba aja,soal kurang pinter matematika kan bisa practice makes perfect ^.^

      Delete
  53. ass wr.wb .....saya bkerja di slah satu perusahaan badan usaha milik negara di bidang perkebunan bisa disingkat dengan PTPN saya bekerja stlh saya lulus kuliah kalo di hitung2 sudah 4 tahun smpi saat inipun saya masih bekerja di perusahaan trsbt dan umur saya sekarang 25 tahun.sya sekarang sedang tahap proses di bank mandiri dg posisi fontliner,mohon kiranya ibu dwi aryati sya minta pencerahaan jika saya diterima apakah saya mundur dari sleksi trsbt apakah bertahan dengan pekerjaan yg saya punya.tpi jujur sih dari dlu hati ini pgn kerja di bank.semua kerjaan penuh tanggung jawab dan resiko..email saya shintodwinugroho5@gmail.com

    ReplyDelete
  54. ass wr.wb ....mohon kiranya mbak dwi aryanti pencerahaan ya buat saya.saya sekrang lagi proses sleksi di bank mandiri sbg fontliner,stlh saya membaca blog ya mbak dwi kok posisi fontliner luar biasa ya.saya tau semua pekerjaan penuh resiko..mohon pencerahaan ya yg sudah bekerja di bank sprti mbak dwi jika saya ditrima nanti apakah saya harus menolak ya ?maklum blm berpengalaman di dunia kerja perbankan.apakah sya harus tetap bekerja yg sudah saya jalanin ini slm 4 tahun,saya bekerja di salah satu perusahaan badan usaha milik negara.mohon shear ya mbak..trmksh

    ReplyDelete
  55. assalamualaikum kak. salam kenal ya kak:) kalo boleh tau dulu lulusan apa kak? terus kalau boleh juga minta di jelaskan bagaimana kriteria penampilan menarik/wajah menjual. apakah harus langsingkah, putih kah. makasih sebelumnya kak;)

    ReplyDelete
  56. baru tau kerja di bank pakai lembur. taunya mah enak bgt ga kayak kerjaan lain. haha. salam kenal mbak.

    ReplyDelete
  57. sore mba, saya mau tnya stelah ttd kontrak dgn bank baik 1 atau 2 tahun ada ketentuan tdk diperbolehkan menikah tdk ya sebelum selesai masa ikatan dinas itu?

    ReplyDelete
  58. selama ikatan kontrak 2 atau 1 tahun ada perjanjian tidak diperbolehkan menikah ga ya mba?

    ReplyDelete
  59. minimum tes bahasa inggris (TOEFL/IELTS) skornya berapa mbak?

    ReplyDelete
  60. Hai kak ... infonya utk frontlinernya berguna bget... boleh nanya gak ya? kalo dibank bni belum lulus s1 tapi menjelang proses skripsi nih... kira2 masih mgkin gak ya d trima sbg frontliner ??


    Thx

    ReplyDelete
  61. Ass, Mbak saya mau tanya emang kalau jadi frontliner harus mendapatkan banyak nasabah ya, sampe sampe mba dibilangin nggak menjual sama stasan Mba,,terus kalau CS ditarget untuk mendapatkan banyak nasabah kenapa fakta dilapangan banyak calon nasabah yang mau membuka rekening kok terkesan dipersulit sama CS nya?

    ReplyDelete
  62. assalamualaikum wr.wb mba mau nanya kalau untuk frontliner jenjang karirnya gmn ya? stuck kah hnya sbagai FL atau bisa naik? dan butuh brp lama jk ada kenaikan karir.
    terima kasih

    ReplyDelete
  63. Mbak mau nnya , pendapat pribadi enak jd CS atau teller? , kmrn smpet di teller tapi kantor pusat dan ga betah haha

    ReplyDelete
  64. hmm.. saya bukan orang perbankan dan kurang paham mengenai tugas dan tg jwb teller..tp apakah di dunia perbankan memperhatikan kesenjangan karyawan perbankan.. dimana jika terjadi selisih itu harus ditanggung oleh cs.. apalg kalo dlm jumlah besar.. gaji gak seberapa tp mengganti selisih itu sampai 3 kali gaji... khan kasian... emang ga bs ditelusuri itu disistem dan apa itu gak bs di kembalikan.. trims...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kadang ga ketemu di sistem mbak. atau emank uangnya kurang dri nasabah.
      misal nyelip 10rb.
      nah, klo gtu kita yg ganti.
      emank banyak resiko nya kl teller.

      Delete
  65. Sy dari teller digeser jd CS..semula kerjaan teller yg sehari selesai daa itu2 aja ganti dg krjaan CS yg berkelanjutan dan seabrek krn ngerangkap jd admin dan marketing juga..sampe rumah masih kepikiran target secara atasanku orgny warbiyasak bgt...5th di teller dan 6bln ini di CS rasanya ingin melambaikan tangan pd kamera ;(

    ReplyDelete
  66. Ikutan share juga yaa.. saya teller di salah satu bank bumn, udh 6 taun kerja jd teller. Suka dukanya,hmm banyak banget. Sukanya, rasa bahagia kl nasabah seneng dan merasa terbantu dengan layanan kita. Dukanya, resiko selisih..(kudu mesti harus di ganti), dimarahin nasabah wlwpun bkn salah kita, plus d marahin atasan kl ada nasabah yg komplen. Hiksss...
    Kl teller, harus betul2 full on terus konsentrasi dr awal smp akhir buka layanan.. krn kl meleng sedikit,bisa salah transaksi atau selisih kas..

    ReplyDelete
  67. saya juga pengalaman teller 2 tahun.
    ya hampir sama suka dukanya.
    hampir susah untk makan siang.
    apalagi di tempat saya cs 1 teller 1.
    rasanya sesuatu banget ngadepin ratusan nasabah.
    skrg saya sudah resign, kadang saya kangen smua itu.
    entah kangen nasabah yg aneh2 atau kangen sama teman2.

    ReplyDelete
  68. Wah kerja di bsm ya mbak dwi? Udah resign?knp resign mbak? Saya juga kebetulan kerja di bank bagian back office.. Sering liat kerjaan cs sama teller juga.. Kayaknya lebih enakan cs dibanding teller.. Kalo teller ribet ya.. Takut ada selisih nya..

    ReplyDelete
  69. Mba saya mau nnya saya dapat panggilan kerja di bank mega dijakarta tempat tesnya tapi saya domisili purwakarta jawabarat, itu saya berkerja harus dijkarta atau akan ditempatkan diwilayah terdekat trs tinggi badan saya 165 cuman berat badan saya tidak propesinal alias gemuk kira" masuk ga yah mba

    ReplyDelete