Temukan momen Eureka dengan Body Care Scarlett Whitening (Review)

Halo, teman-teman. Apa kabarnya? Moga selalu dalam keadaan sehat ya. Tahun ini rasanya pasti rasanya ada yang beda, misalnya pekerjaan yang mungkin jadi work from home atau sekolah yang menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Saya juga, yang saat ini sedang tugas belajar, sekarang jadi pembelajaran online. Ndilalahnya, saya sekarang sedang ambil S2 dan S1 lagi. Ambil S1 karena mau belajar IT lebih dalam lagi. Jadinya, terasa banget fullnya dalam satu semester karena ambil 32 sks online secara bersamaan. 

Stress? Ya, lumayan. Untuk mengatasi stress berkepanjangan dari pekerjaan/sekolah dan tetap semangat walau stay at home, saya biasanya lakukan ini:

1. Membuat jadwal teratur

Supaya lebih disiplin dan tepat waktu. Jelas kapan waktu belajar, temenin anak sekolah online, beberes rumah, istirahat dan lainnya. 

2. Tetap curhat dengan teman-teman

Biasanya hampir setiap hari bisa ngobrol dengan teman, sekarang nggak bisa. Jadi walau stay at home, saya tetep komunikasi misalnya via whatsapp atau sekedar dm instagram untuk share postingan lucu-lucu kepada sahabat supaya membuat kita nggak merasa sendiri.

3. Olahraga

Dulu setelah lepas PSBB di bulan Agustus, saya sempet balik ke gym tapi sejak PSBB total lagi di Jakarta dan kasus covid-19 semakin meningkat jadi saya putuskan olahraga ringan di rumah saja sambil berjemur.

4. Lakukan aktivitas yang menyenangkan 

Banyak aktivitas yang bisa kita lakukan di rumah misalnya dengerin podcast, nonton youtube, netflix dan lainnya. Selain itu, salah satu kegiatan yang buat saya relax adalah mandi. Pernah ngerasain ndak, ketika mandi rasanya relax dan kadang malah menemukan inspirasi atau ide. Bahkan beberapa tokoh juga mendapat ide hebat ketika mandi misalnya Woody Allen seorang aktor, sutradara dan penulis asal Amerika Serikat yang mengatakan bahwa ketika dibawah shower membuat pikiran lebih encer untuk menghasilkan ide brilian. Tentu saja yang paling terkenal adalah Archimedes yang menemukan hukum volume ketika mandi dengan katanya yang paling iconic, EUREKAA..

Hutan sebagai Sumber Pangan dengan Banyak Manfaat

Indonesia, seperti yang kita tahu merupakan negeri yang dilimpahi anugerah sumber daya alam yang besar. Hutan Indonesia merupakan hutan yang menduduki urutan ketiga terluas di dunia dengan hutan tropis dan sumbangan dari hutan hujan (rain forest) Kalimantan dan Papua. Dikutip dari lembar info Potret Hutan Indonesia dari Walhi, sampai dengan tahun 2005, pemerintah mengklaim Indonesia memiliki kawasan hutan seluas 126,8 juta hektar dengan fungsi konservasi (23,2 juta ha), kawasan lindung (32,4 juta ha), hutan produksi terbatas (21,6 juta ha), hutan produksi (35,6 juta ha), dan hutan produksi konversi (14,0 juta ha). Meskipun hanya memiliki luasan 1,3% dari seluruh daratan dunia, namun kekayaan didalamnya meliputi 38.000 jenis tumbuhan (10% dari flora dunia yang ada di dunia berada di Indonesia), ditambah 515 jenis mamalia (12% dari mamalia dunia), reptilia 511 jenis (7,3% dari reptilia dunia), burung 1.531 jenis (17% jenis burung dunia), amphibi 270 jenis, binatang tak bertulang belakang 2.827 jenis (IBSAP, 2003). Sejumlah species langka juga ada didalamnya seperti orangutan, harimau, badak dan gajah asia yang sekaligus menjadikan  Indonesia sebagai negara kedua terkaya dengan kehidupan alam liarnya. 

Sumber: Walhi.or.id

Bersiap Memasuki Kuliah Semester 2..Yeayyy

Waah, sudah lama nggak curhat di blog. Alhamdulillah berkat rahmat Allah, akhirnya saya diberikan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa LPDP magister dalam negeri. Walaupun targetnya luar negeri tidak kesampaian, ternyata banyak banget hikmahnya kalau saya kuliah dalam negeri. Misalnya tentu tidak LDR lagi, bisa jaga bapak yang lagi sakit dan saya bisa nyambi belajar programming.


Semester satu Alhamdulillah selesai dengan nilai yang cukup diatas kewajiban beasiswa, walaupun ada beberapa yang masih perlu diperbaiki. Jadi saya lagi membaca buku-buku produktivitas dengan belajar misalnya How to Win at College dari Cal Newport, 10 Steps to Earning Awesome Grades dari Thomas Frank dan Study Smart, Study Less Earn Better dari Anne Crossman sehingga dapat mendapatkan saran terkait pembelajaran di kuliah, misalnya:
  • Duduk pada barisan depan kelas sehingga dapat fokus pada pembelajaran 
  • Peningkatan kualitas belajar misalnya tempat yang kondusif dan tidak terganggu gadget (menggunakan teknik Podomoro)
  • Membuat catatan kuliah yang efektif
  • Membuat perencanaan belajar yang efektif
  • Mengatasi menunda-menunda pekerjaan

Pengennya, nanti juga mau share di youtube sih kapan-kapan tentang tips belajar. Aku juga buat tips nih tentang buku-buku yang dulu aku baca saat jadi scholarship hunter dibawah ini, boleh banget dibaca:
7 Buku Wajib Baca untuk Mendapatkan Beasiswa Rekomendasi Lifestyle Blogger Dwi Aryanti


Buat para pejuang beasiswa, ayo kita semangat \^.^/

Atasi Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Yeay,, Kembali ke Kantor Pusat…

Sudah sekitar 5 bulanan, Alhamdulillah saya kembali ke kantor pusat dan ditempatkan sebagai peneliti. Sebagai peneliti, terkadang saya rada shock karena harus rajin mencari referensi, mulai dari membaca buku, jurnal ataupun googling.

Berlama-lama di depan komputer dari pukul 8 hingga pukul setengah lima, ditambah lagi ketika sampai rumah, terkadang saya ngeblog, membuat mata pegel. Kalau mulai merasakan gejala itu, biasanya saya menghentikan dulu aktivitas membaca atau menatap layar komputer lalu istirahat dengan memejamkan mata sejenak sambil mendengarkan musik untuk mengatasi mata lelah

Tulisan-tulisan jurnal yang imut sering membuat mata sepet. Tidak hanya berlama-lama menatap layar laptop atau membaca, saat ini kegiatan keseharian kita seperti bermain handphone, terkena paparan AC dan menyetir kendaraan di tengah polusi semakin menimbulkan gejala mata perih. Lalu gimana sih solusinya? Cukup nggak sih dikucek-kucek saja atau memejamkan mata seperti saya. Ada nggak sih efek jangka panjang dari kebiasan-kebiasaan diatas terhadap kesehatan mata?

Berkendara dan polusi sebagai salah satu penyebab Computer Vision Syndrome

Ternyata mata sepet, pegel, perih dan lelah merupakan gejala mata kering. Mata kering bukan hanya tidak nyaman tetapi juga dapat memperburuk kondisi kesehatan mata kita. Dikutip dari situs Health Harvard, mata kita memiliki beberapa sumber kelembaban. Salah satunya adalah kelenjar lakrimal di kuadran luar atas mata. Itulah kelenjar yang menghasilkan air mata jika kita menangis atau sesuatu masuk ke mata. Sumber lainnya termasuk jaringan kelenjar yang tertanam di konjungtiva (permukaan putih mata dan permukaan bawah kelopak mata) yang menghasilkan air dan lendir, lalu ada juga kelenjar di tepi kelopak yang menghasilkan zat berminyak. Campuran air, lendir dan minyak dari dua sumber terakhir ini membentuk lapisan air mata pada permukaan mata.

Bagaimana Teknik Mencatat Saat Belajar?

Hello, World

Saya lagi membangun blog lain dengan niche seputar soft skill terutama tentang skill belajar di kampus. Awalnya mau buat karena Insya Allah sebulan lagi saya kuliah dan terasa seperti diberikan kesempatan kedua untuk menikmati bangku kuliah. Jadi saya mempersiapkan lebih matang dibanding waktu S1 kemarin. Saya mau banyak belajar tentang tips-tips belajar. Biasanya saya belajar dari MOOC favorit saya. Nah kalau dibaca sendiri kan nanti bakal hilang gitu aja dari ingatan. Jadi saya mau buat blog dan juga vlognya, supaya bisa ngingat terus. Tulisan disana akan tetap ditulis di blog ini juga, namanya juga blog gado-gado.

Postingan pertama setelah postingan perkenalan saya saya kutip dari Coursera dengan sumber  dari University of Leeds yang berjudul note making mengenai teknik mencatat. Langung ajaa..

Kegiatan mencatat tidak hanya menulis sesuatu yang kita baca atau dengar. Mencatat adalah proses mereview, mengkoneksikand dan mensistesikan ide dari kelas atau bacaan kita. Catatan disini tidak hanya ketika di kelas tetapi juga teknik bisa diadaptasi pada aktivitas yang lain misalnya seminar, dengerin kuliah online, podcast atau juga menonton video.